Showing posts with label Kunci Syurga. Show all posts
Showing posts with label Kunci Syurga. Show all posts

Obat Ampuh Untuk Penyakit Hati

Sombong adalah penyakit hati yang berbahaya... Cepatlah diobati, salah satu obat ampuh yang dapat mengobati penyakit hati tersebut teruslah membaca risalah berikut.

*Kisah ini sering dibaca akan bermakna bagi orang yang hatinya bersih*

"Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan.  Di sisi mereka kelihatan sebotol arak.

Kemudian Hasan berbisik dalam hati, "Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!".

Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam.
Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi terus terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas.

Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan.

Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata,
"Jika engkau memang lebih mulia dari pada saya, maka dengan nama Allah selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang".

Ternyata Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu.

Maka lelaki itu berkata kepadanya,
"Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak".

Hasan al-Basri tertegun lalu berkata, "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan"

Lelaki itu menjawab, "Mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan"

Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih dari pada orang lain.

Jika Allah membukakan pintu sholat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak.

Boleh jadi saudara seiman yang sedang tidur nyenyak itu lebih dekat dengan Allah dari pada diri kita. Allah Swt maha mengetahui hatinya.

Jika Allah membukakan pintu hati seseorang yang selalu Sholat di Mesjid, janganlah kita memandang rendah saudara seiman yang jarang datang ke Mesjid.

Boleh jadi saudara seiman yang jarang datang ke Mesjid itu lebih dekat dengan Allah dari pada diri kita. Mungkin saja setiap dia Sholat sendiri dirumah atau dikamarnya kemudian dia berdoa/ minta ampunan Allah dengan bercucuran air mata. Allah Swt maha mengetahui hatinya.

Jika Allah membukakan pintu shaum sunat (puasa sunat),  janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut shaum sunat.

Boleh jadi orang yang gemar tidur dan jarang melakukan shaum sunat itu lebih dekat dengan Allah, daripada diri kita. Allah Swt maha mengetahui hatinya.

Ilmu Allah amat sangat luas.

Jangan pernah takjub & sombong pada amalan kita.

Saudaraku cerita ini boleh jadi "pengobat jiwa" agar kita terhindar dari sifat mazmumah.

Walau sehebat apapun diri kita jangan pernah berkata "Aku lebih baik dari pada kalian"

YANG ... ITU

Yang singkat itu - "waktu"
Yang menipu itu - "dunia"
Yang dekat itu - "kematian"
Yang besar itu - "hawa nafsu"
Yang berat itu - "amanah"
Yang sulit itu - "ikhlas"
Yang mudah itu - "berbuat dosa"
Yang susah itu - "sabar"
Yang lupa itu - "bersyukur"
Yang membakar amal itu - "mengumpat"
Yang ke neraka itu - "lidah"
Yang berharga itu - "iman"
Yang menenteramkan hati itu - "teman sejati"

Yang ditunggu Allah S.w.t itu -"taubat"

(Imam Al Ghazali)

Semoga penyakit hati saudara telah terobati. Dan risalah ini beritahu atau sebarkan kepada saudara saudara kita yang lain, jika mereka mengidap penyakit hati berat atau ringat bisa terobati.

Sekian... Wassalam

Selamat ! Hari Matematika Nasional

TERNYATA MATEMATIKA ITU RUMIT TAPI AJAIB  (copy paste)

"Selamat Hari Matematika Nasional"

Penyebutan : Angka 1 sampai 9 dgn huruf bahasa Indonesia (satu s/d sembilan) mengandung decak kagum.

Jika kita menjumlahkan dua angka yg huruf awalnya sama, maka hasilnya selalu  10.

Angka Berawalan S —►
Satu + Sembilan = 10
Angka yg hurufnya Berawalan D —►
Dua + Delapan = 10
Berawalan T —►
Tiga + Tujuh = 10
Berawalan E —►
Empat + Enam = 10
Bahkan —► Lima + Lima = 10
Kok bisa begitu ya....
😎
Hari ini adalah Hari Matematika Nasional

Lihatlah yang menakjubkan dalam Matematika berikut ini !

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Brilliant sekali ya?
Dan lihat simetrinya yang berikut ini :
1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

Brilliant kan?
Silahkan share hal yang menakjubkan ini dengan teman..
*Selamat Hari Matematika Nasional* 👍

Keren....

Entah siapa yg membuat rumus seperti ini, tp ini emang keren banget

*MATEMATIK VERSI BARU...*

Jika:
A = 1
B = 2
C = 3
D = 4
E = 5
F = 6
G = 7
H = 8
I  = 9
J  = 10
K = 11
L = 12
M = 13
N  = 14
O  = 15
P = 16
Q = 17
R = 18
S =  19
T =  20
U = 21
V = 22
W = 23
X = 24
Y = 25
Z = 26

apakah yg membuat kesuksesan/ keberhasilan hidup menjadi 100%.......???:

*H+A+R+D+W+O+R+K* (Kerja Keras) : 8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

*K+N+O+W+L+E+D+G+E* (Pengetahuan) :
11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

*L+O+V+E* (Cinta) :
12+15+22+5 = 54%

*L+U+C+K* (Nasib) :
12+21+3+11 = 47%

Tidak ada yang jadi 100%.
Apa yang membuatnya jadi 100%..???

Adakah money..?

*M+O+N+E+Y* =
13+15+14+5+25 = 72%    NO..!!!

Leadership..?
*L+E+A+D+E+R+S+H+I+P* =
12+5+1+4+5+18+19+8+9+16 = 97%  NO...!!!

Ternyata apa yang membuat menjadi 100% adalah :

Coba lihat yang ini...

*S+E+D+E+K+A+H+J+A+R+I+A+H* 19+5+4+5+11+1+8+10+1+18+9+1+8 = 100% 👍

( nilai saham akhirat kita. )

*_KEBETULAN atau TIDAK...?  tapi itulah MATEMATIKA_ *Assalamu'alaikum...*

Satu fakta angka angka yg menarik untuk kita fikirkan :

Adakah kita sadari...???

          Aceh
          Tsunami
          26-12-2004
         
          Bohemia
          Gempa
          26-11-1902
         
          Jogja
          Gempa
          26-05-2006

          Tasik - Jawa Barat
          Gempa
          26-06-2010

          Gunung Merapi
          Meletus
          26-10-2010

          Jambatan Tenggarong
          Samarinda, Indonesia
          Runtuh
          26-09-2013

          Tahun lalu pada tgl 26 Okt Taufan Haiynan diutus Allah SWT, untuk menunjukkan kekuasaan Nya kepada seluruh rakyat Filipina yg telah merobohkan "Rumah Nya" di Manila untuk digantikan dengan shopping mall...        

          Mengapa semua ini
          Terjadi  pada Tgl. *26*

          Apakah ini suatu kebetulan??

          Bukalah dan bacalah
          *Al-Quran Juz ke: 26*

          Allah SWT telah berfirman.

          Bunyinya :

          *"Sedikit waktu lagi Aku akan menggoncang kan langit dan bumi, laut dan darat".*

          *Biar mereka semua tahu bahwa Mu'jizat Allah itu ada !!!*        

          Jika sudi...

          Sampaikanlah kepada hamba Allah yg lain... wallahu'alam...

*Ternyata Cuma 1.5 jam⌚ saja Umur Kita hidup di DUNIA 🌎 ini.*

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur'an sebagai sumber kebenaran yang hakiki
🔎    *1 hari akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎 *24 jam  akhirat = 1000 tahun dunia*
🔎   *3 jam  akhirat =    125 tahun dunia*
🔎 *1.5 jam  akhirat =  62.5 tahun dunia*

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1.5 jam saja.

Pantaslah  kita selalu diingatkan tentang masalah waktu. ⌛⏰

Allah berfirman : *"Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa saja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia)"*

Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk meniti perjalan hidup kita ini.

*Kuatkan berfikir untuk akhirat*.
Karena dunia ini akan kita tinggalkan.

Fokus akhirat
Itulah tempat kita akan hidup seterusnya.

*Ingatlah ini :*
untuk diri saya sendiri.
*Mayat orang Islam yang tidak sembahyang pada 1000 tahun dulu masih disiksa hingga kini.*

Allahuakbar!!! 1 waktu kita tinggalkan sholat sama dengan  8000 tahun siksaan neraka. Jika kita sehari 5 waktu x sholat?

5 x 8000 = 40.000
tahun.

*Subhanallah...* 😫

Ringan-ringankanlah tangan untuk membagi berita  ini. Akan mendapat  pahala mengingatkan saudara Islam...

Kirim _*La illaha illa Allah*_,
_*Muhammadu Rasulullah*

Kirim kepada 3 group saja. Reaksi apakah yang akan terjadi ? Tentu saja "apa saja seisi bumi ini ada yang mengatur : yang telah-sedang-akan terjadi"

TANDA-TANDA KEMATIAN

By. Yusuf Mansur
Copas : Fb Oyong Liza Piliang II
PKDP Pariaman.

ALLAH Subhanahu Wata'ala telah memberi tanda kematian seorang muslim sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari dan 1 hari menjelang kematian..

Tanda 100 hari menjelang ajal : Selepas waktu Ashar (Di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari ujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat kuat, lain dari biasanya. Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyadari, tidak ada pengaruh apa-apa.

Tanda 40 hari menjelang kematian :
Selepas Ashar, jantung berdenyut - denyut.. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur..
Malaikat maut akan mengambil daun kita dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Tanda 7 hari menjlang ajal :
Akan diuji dengan sakit, orang sakit biasanya tidak selera makan. Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

Tanda 3 hari menjelang ajal :
Terasa denyutan ditengah dahi, jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

Tanda 1 hari sebelum kematian :
Di waktu Ashar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempet menemui Ashar besok harinya.

Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bagian pusar, kemudian ke pinggang lalu ketenggorokan, maka dalam kondisi ini hendaklah kita mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Sahabatku yang budiman, subhanALLAH, Imam Al-Ghazali, mengetahui kematiannya.. Beliau menyiapkan sendiri keperluannya, beliau sudah mandi dan wudhu, meng- kafani dirinya, kecuali bagian wajah yang belum ditutup.

Beliau memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk menutup wajahnya.. SubhanALLAH. Malaikat maut akan menampakkan diri pada orang- orang yang terpilih.

Dan semoga kita menjadi hamba yang terpilih dan siap menerima kematian kapanpun dan di manapun kita berada.

Dan semoga akhir hidup kita semua Husnul Khatimah. Aamiin.. .

Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:

1. Biarkan info ini tetap dalam page/grup ini.

2. Share info ini ke sejumlah orang yang Anda kenal dan Insya Allah ridha Allah akan anugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirim.

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari).

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan status ini. Aamiin ya Rabbal'alamin

Copas Fb.

Menakjubkan! Dia Anakku Lahir Dalam Kubur

SRIPOKU.COM--Tidak ada yang mustahil di dunia ini.
Jika Allah terlah berkehendak, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Karena apapun yang terjadi, selalu menyimpan mutiara hikmah untuk umat manusia.
Seperti kejadian bagaimana wanita bisa melahirkan di dalam kubur. Terdengar aneh bahkan mustahil, jika kita membaca judul di atas.
Namun itulah fakta sejarahnya yang mungkin baru kita ketahui.
Dilansir dari akun youtube Lentera Islam, Ustadz DR Khalid Basalamah, MA menceritakan sebuah kisah nyata di zaman Khalifah Umar Umar bin Khattab, dimana ada seorang wanita yang melahirkan di dalam kubur.
Para penggali kubur di Hungaria bertarung dalam sebuah kompetisi yang digelar di kota Debrecen, pekan lalu. (offmedia.hu)
Begini kisahnya
Khalifa Umar Bin Khatamb dikenal dengan kebiasaany yang suka duduk di masjid diantara dua waktu salat.
Mulai dari Zuhur ke Ashar, maupun Ashar ke Magrib.
Sehingga, ada satu waktu saat Umar duduk dari Zuhur ke Ashard di Masjid.
Masuklah dua orang laki-laki kedalam masjid.
Namun menariknya, dua orang tersebut begitu mirip, baik rupanya, tubuhnya dan gaya berjalannya.
Melihat hal itu, Umar lantas mengucap Subhanallah, dan mengaku belum pernah melihat dua orang yang kembar dengan begitu unik dan sangat identik.
Ia mengatakan kepada sahabatnya ingin berbicara dengan dua orang tersebut.
Akhirnya dipanggilah dua orang tersebut.
Sesampainya di depan Umar, lagi-lagi ia mengucapkan Masyaallah.
Umar : Demi Allah saya tidak pernah melihat orang kembar begitu mirip seperti kalian. Apakah itu adik mu?
Fulan : Bukan Amirul Mukminin, dia adalah anakku
Mendengar itu, Umar lagi-lagi dibuat takjub.
Ana setuju dikubur demi menghilangkan rasa sakit yang didapatnya setelah tersambar petir. (CEN)
Umar : Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah mencipatkan kalian berdua. Apalagi dia adalah anak mu.
Fulan : Ya Amirul Mukminin, jika engkau mengetahui bagaimana anak ini lahir akan bertambah kekaguman mu kepada Allah.
Umar : Benarkah.
Lantas Umar langsung memanggil semua jemaah untuk masuk ke Masjid dan mendengarkan kisah bagaimana anak tersebut dilahirkan.
Fulan : Baiklah Amirul Mukminin. Saat itu, aku adalah pengantin baru. Tapi ada panggilan jihad dan aku memenuhi panggilan itu yang ternyata sebelum aku pergi, aku mengetahui jika istri ku sedang hamil. Karena itu, sebelum aku pergi aku usap perut istriku seraya berdoa, Ya Allah aku titipkan anak ku ini ke penjagaan Mu.
Setelah itu, aku berangkat berjihat. Hingga akhirnya, saat 9 bulan ternyata istriku meninggal dan dikuburkan di penguburan namanya Baki.
Aku yang bersedih akhirnya memutuskan untuk kembali berjihad. Tapi sebelum itu, aku meminta diantar sahabatku untuk ke kuburan istriku.
Disanalah aku melihat ada yang ganjil dari kuburan istriku. Kuburan itu seperti kuburan baru, dengan debu dan pasir saat kuburan baru pertama ditutup.
Aku bertanya kepada sahabat ku, kapan istriku dikuburkan. Mereka menjawab baru kemarin. Tapi mengapa seperti kuburan baru. Aku mengatakan, jika istriku adalah istri yang solehah dan tidak mungkin ini tanda yang buruk. Ini pasti tanda yang baik.
Akupun mengajak sahabat ku untuk menggali kuburan istriku. Daan saat itulah, kami melihat ada bayi dibawah rahim istriku yang menangis. Saat aku gendong, demi Allah kami mendengar ada suara yang entah dari mana. "Hai fulan ambillah anak yang kau titipkan kepada Allah".
Wahai Amirul Mukminin, jika saja saat aku pergi aku titipkan istriku kepada Allah. Aku yakin jika ia belum meninggal.
Kemudian setelah melihat sang anak dalam pelukan ibunya tersebut, maka pria itu berkata, " Aku mengambil bayi tersebut dan selanjutnya kuburan itu kembali menutup.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah, bagaimana kekuatan seorang mukmin dengan Tuhannya. Inilah jika hamba menyakini, beriman dan bersabar dalam memenuhi ketaatan kepada Allah.
Copas

Jangan anggap sebelah mata

Mungkin sudah pernah share, tapi lantaran hari ini dapat lagi artikel bagus ini, maka sengaja saya Share lagi :

Tolong dibaca bagus sekali ceritanya sampai air mata kekeluar sendiri.... Luang kan waktu sejenak ... baca sampai habis

Repost dr fb : True story....
 
Ini adalah kisah  dari milis warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di  Jerman.

*Layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup*

Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya.

Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi.
Tugas terakhir dosen yang  diberikan kepada siswanya diberi nama *"Smiling"*

Seluruh siswa diminta untuk memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka.

Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas.

Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.

Setelah menerima tugas tersebut, saya bergegas menemui suami san anak bungsu saya yang menunggu di taman kampus, lalu pergi ke restoran Mc Donald yang berada di kampus.

Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya minta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk dan saya ikut antrian.

Ketika saya sedang dalam antrian, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.

Perasaan panik menguasai diri saya, ketika melihat mengapa mereka semua  menyingkir ?

Saat berbalik, saya membaui suatu "bau badan kotor" yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil.
Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.

Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, dan ia sedang "tersenyum" kearah saya.

Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima 'kehadirannya' ditempat itu.

Ia menyapa "Good day !" sambil tetap tersenyum. Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya 'tugas' yang diberikan oleh dosen saya.

Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.

Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah "penolong" nya.

Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka, dan kami bertiga tiba-tiba saja sudah sampai didepan counter.

Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan.

Lelaki bermata biru segera memesan "Kopi saja, satu cangkir Nona"

Ternyata dari koin yang dia pegang hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka. (Aturan di restoran di Jerman, jika ingin duduk di dalam restoran n menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.

Tiba-tiba saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yg terpisah dari tamu-tamu lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka.

Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua 'tindakan' saya.

Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan?

Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.

Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke metam tempat duduk suami dan anak saya.

Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat.

Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap "makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua."

Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah berkaca-kaca dan dia hanya mampu berkata "Terima kasih banyak, nyonya"

Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata "Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Allah juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian"

Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.

Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka.

Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata "Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan 'keteduhan' bagi diriku dan anak-anakku !"

Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari, bahwa hanya karena 'bisikanNYA' lah kami telah mampu memanfaatkan 'kesempatan' untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.

Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin 'berjabat tangan' dengan kami.

Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap "Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami"

Saya hanya bisa berucap "terimakasih" sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada 'magnit' yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami.

Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 'tindakan' yang tidak pernah terpikir oleh saya.
Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa 'kasih sayang' Allah itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!

Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan 'cerita' ini ditangan saya. Saya menyerahkan 'paper' saya kepada dosen saya.

Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain ?" dengan senang hati saya mengiyakan.

Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi.

Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.

Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya.

"Tersenyumlah dengan 'HATImu', dan kau akan mengetahui betapa 'dahsyat' dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu"

Dengan caraNYA sendiri, Allah telah 'menggunakan' diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di sekitar suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi.

Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: *PENERIMAAN TANPA SYARAT*

Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara :

*Mencintai Sesama Dengan Memanfaatkan Sedikit Harta Benda Yang Kita Miliki, Dan Bukannya Mencintai Harta Benda Yang Bukan Milik Kita, Dengan Memanfaatkan Sesama.*

Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan cerita ini kepada orang-orang terdekat anda.

Disini ada 'malaikat' yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya.

Orang bijak mengatakan :

*Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu,  tetapi hanya 'sahabat yang bijak' yang akan meninggalkan jejak di dalam hatimu.

Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu. Tetapi *untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan hatimu [disingkat oleh WhatsApp]

Copas dari WA teman

Ayah mengapa ibu menangis?

Mengapa ibu menangis
======
Seorang anak bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa ibu menangis?"
Ibunya menjawab, "Sebab ibu
adalah perempuan, nak." Si anak bingung "Saya tak mengerti ibu,"  Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kau memang tak akan mengerti…"
Kemudian si anak bertanya kepada
ayahnya.
"Ayah, mengapa ibu menangis?"
"Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas," sang ayah menjawab. "Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan"
Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya- tanya, mengapa perempuan menangis?
Hingga pada suatu malam, bertanya bertanya pada seorang guru agama... guru itu memberi tanggapan dengan beberapa kalimat mutiara...
"Saat Allah ciptakan wanita, Allah membuatnya menjadi sangat utama.
"Allah ciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur."
"Allah berikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila ia telah membesar."
"Allah berikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa."
"Allah berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah."
"Allah berikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun.
Walau tiap_tiap kali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak-anak yang mengantuk menahan lelap.
Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didakap dengan lembut olehnya."
"Allah berikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak."
"Allah berikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.
Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi."
"Dan akhirnya, Allah berikan ia air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya.
Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat ia gunakan bila masa pun ia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, karena sebenarnya air mata ini adalah "air mata kehidupan."
Ya Allah...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini.
✔ Lapangkanlah hatinya.
✔ Bahagiakanlah keluarganya.
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan.
✔ Mudahkan segala urusannya.
✔ Kabulkan cita-citanya.
✔ Jauhkan dari segala musibah.
✔ Jauhkan dari segala penyakit, fitnah,prasangka keji, berkata kasar, dan mungkar
✔ Dan semoga yang, memberikan komentar Aamiin dan membagikan status ini rezekinya melimpah aamiin..
➡Silahkan bagikan supaya semakin banyak orang yang bersyukur dan jangan lupa silaturahmi..

Hari setelah kita dibangkitkan dari kubur itu adalah hari yang sangat berat

== BILA TULISAN INI TAK BERMAKNA BAGI SAHABAT, SILAKAN TINGGALKAN. BILA PUNYA BANYAK KESAN, MARI SHARE KE TEMAN TEMAN LAIN ==

Ketika Para Sahabat Bekerja Keras dan Selalu Menangis

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman

Menyusuri jejak para sahabat selama di Makkah, tak kuasa kita menahan air mata. Meski tapak-tapak rumah mereka, juga rumah Nabi bersama ibunda Khadijah telah rata dengan tanah, tetapi bayangan apa yang pernah mereka lalukan di tempat ini sungguh tak bisa dihapus dengan mudah.

Pelataran Ka’bah, Hijir Ismail, Shafa, Marwa, Jabal Abi Qubais, Jabal Ajyad, Syi’b Abu Thalib, Jabal Tsur, Jabal Nur, Masjid Bai’at di Mina, Masjid Namirah, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Masy’ar al-Haram, Muzdalifah, hingga Ji’ranah dan Hudaibiyyah saat semuanya kita jejaki, rasanya bayangan Nabi dan para sahabat seolah hadir kembali. Jejak-jejak kehidupan mereka tak kan pernah lenyap dari muka bumi, meski telah tertimbun dengan bangunan baru. Selama kita terus mengingati, menghayati dan menghadirkannya kembali. Terutama, saat-saat kita melakukan tafakur, saat melakukan Tarwiyah di Mina, Wukuf di Arafah dan Mabit di Muzdalifah dan Mina.

Terkadang saya bertanya, “Mengapa, Allah menetapkan Mina, Arafah dan Muzdalifah, atau Makkah dan Madinah sebagai tempat berhaji?” Maka, kadang terlintas jawaban, saat saya membaca dan menghayati ayat al-Qur’an, “Inna ha’ulai yuhibbuna al-‘ajilata wa yadzaruna wara’ahum yauman tsaqila [Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan dunia, dan melupakan hari yang sangat berat [Hari Kiamat] di bekalang mereka].”
(Q.s. al-Mursalat: 27).

Hari setelah kita dibangkitkan dari kubur itu adalah hari yang sangat berat. Allah menyebutnya dengan “Yauman Tsaqila”, dimana terik panas matahari begitu luar biasa menyengat kepala dan tubuh kita. Kita harus antri menunggu giliran, dimintai pertanggungjawaban oleh Allah satu per satu.

Miniatur “Yauman Tsaqila” itu kita temukan, saat lebih dari 4 juta orang berkumpul di Mina, Arafah dan Muzdalifah, dengan terik panas yang luar biasa. Semuanya berkumpul di padang. Saat ini kita memang masih bisa berteduh, tetapi nanti, saat “Yauman Tsaqila” itu benar-benar kita lalu, oh.. tidak bisa dibayangkan betapa beratnya. Maka, kita diperintahkan untuk banyak melakukan tafakur, merenungkan apa yang telah, sedang dan akan kita lakukan dalam hidup ini untuk menghadapi “Yauman Tsaqila” itu.

Maka, saat Khutbah Arafah, kami pun tak kuasa menahan air mata, ketika membayangkan diri kita, dengan dosa-dosa yang tak terkira, dan bagaimana kelak kita akan menghadapi “Yauman Tsaqila”. Terlebih, saat kita membandingkan diri yang tertawan dosa ini dengan para sahabat Nabi yang selalu menangis, karena takut kepada Allah, takut menghadapi “Yauman Tsaqila”. Bukan takut karena dosa mereka banyak, kata Nabi. Tetapi, takut karena amal mereka tidak diterima oleh Allah SWT. Allah Akbar.

Kalau para sahabat takut amal mereka tidak diterima, membuat mereka berhati-hati dan tidak menambah dosa, sembari terus menangisi kekurangan diri mereka, kita justru merasa aman. Seolah amal kita sudah sempurna, dan sudah diterima oleh Allah SWT. Padahal, yang membuat amal kita diterima oleh Allah itu, karena keikhlasan dan benarnya amal kita. Sementara dua hal ini sulit kita raih dengan sempurna, jika dibanding dengan para sahabat Nabi. Belum lagi, jika ditambah dengan dosa-dosa kita. Anehnya, kita tetap saja sulit menangis, sebagaimana mereka selalu menangis dan bekerja keras untuk terus-menerus menyempurnakan amal perbuatan mereka.

Mereka pun sanggup mengarungi berbagai kesulitan untuk menunaikan panggilan Allah. Begitu Allah memanggil mereka, apapun yang ada di sekitar mereka seketika mereka acuhkan, seolah tidak ada. Begitulah, bagaimana Aisyah menggambarkan Nabi, saat mendengar panggilan adzan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Begitulah sikap para sahabat, saat mereka mendapat panggilan Allah. Abu Ayyub al-Anshari, meski usianya sudah lebih dari 80 tahun, tetap berangkat menunaikan panggilan jihad, “Infiru khifafan wa tsiqalan..” [Berangkatlah kamu dengan ringan atau berat..] (Q.s. at-Taubah: 41). Begitu juga Thalhah, hingga akhirnya Allah mewafatkan mereka dalam perjalanan di jalan Allah SWT.

Para sahabat yang sudah dijamin surga oleh Allah, melalui lisan mulia Nabi-Nya pun selalu menangis, dan takut, jika kelak amal perbuatan mereka tidak diterima oleh Allah SWT. Mereka takut, saat “Yauman Tsaqila” amal yang mereka harapkan bisa menolong mereka ternyata sia-sia. Boleh jadi, karena amal itu masih banyak dikotori dengan ketidakikhlasan, riya’, sum’ah dan kesombongan. Sesuatu yang sangat halus, dan begitu luar biasa lembutnya. Maka, ‘Umar pun berandai, “Laitani kuntu mansiya” [Andai saja aku dulu bukan siapa-siapa, dilupakan], saat menjelang ajalnya tiba. Bahkan, Abu Bakar pun sempat berandai-andai menjadi burung, “Ya thairu, ma an’amaka, laitani kuntu mitslaka.” [Wahai burung, alangkah enaknya dirimu. Andai saja aku dulu menjadi seperti kamu.”

Semuanya itu, karena mereka saking takutnya menghadapi “Yauman Tsaqila”. Kita pun mestinya sama. Takut, bagaimana nasib kita saat menghadapi “Yauman Tsaqila” itu. Maka, sebagaimana sahabat, mereka bekerja keras, hingga mereka sanggup berhaji dengan jalan kaki, dari Madinah ke Makkah, Makkah ke Madinah, tidak hanya sekali, bahkan lebih dari 20 kali. Mereka juga sanggup berperang meski terik panas, dan musim kemarau, kering kerontang, dengan bekal yang sangat minim, karena paceklik. Sebagaimana yang mereka lakukan bersama Nabi saat Perang Tabuk, dan peperangan-peperangan lainnya. Semuanya itu untuk menjadi bekal menghadapi “Yauman Tsaqila”.

Maka, tercatat selama 10 tahun bersama Nabi, mereka pun lebih dari 79 kali berperang. Pun begitu, mereka malamnya selalu mujahadah, dan air mata mereka pun tumpah, karena takut amal mereka yang begitu luar biasa itu tidak diterima, dan tak cukup untuk menghadapi “Yauman Tsaqila”. Mungkin karena mereka paham hadits Nabi, sebagaimana dinukil oleh al-Hafidz Ibn al-Jauzi, “Andai saja Anak Adam sanggup mengerjakan amal perbuatan 100,000 Nabi, 100,000 orang Shiddiq dan 100,000 Syuhada’, mereka mengira itu bisa menyelamatkan mereka dari neraka, padahal tidak.” Allah Akbar.

Semoga kita mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa dan kekhilafan kita. Semoga amal kita diterima oleh Allah SWT, dan dengannya Allah menempatkan kita bersama Nabi dan para sahabatnya di dalam Jannah-Nya.

Aamiin Ya Rabbal al-Alamin.

Wanita Lain Milik Suamiku

Renungan buat para istri

AYAH MENYURUHKU AGAR AKU MENDUKUNG BAHWA SUAMIKU MILIK WANITA LAIN SELAIN AKU

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya.

Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya.

Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya. Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.

BACA JUGA:
http://news.percayatidak.com/2016/05/tolong-bagikan-agar-keluarga-mereka-tau.html

Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini.
Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil.
Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama.

Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.

Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain?? Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.

*"Sarah...,*
*» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para MalaikatNya',*

*karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"*
Kalimat ayah sontak membuat Sarah kebingungan.

Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.
*"Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*

*Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*
*Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.*

Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh".

BACA JUGA:
http://news.percayatidak.com/2017/03/allah-tidak-tidur-biksu-budha.html

Lanjut ayahnya.
"Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita.
Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama.

Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang memilikinya".

"Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu.

Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.

*"Sarah...,*
*kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*

*Jika suamimu ridho pdmu,*
*maka Allah pun Ridho.*
*Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*
Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.
Jangan sampai kamu menjadi
penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".

*"Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya".*
Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.

Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.
• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.

• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.
• Bekerja untuk keluarga barunya.
• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.
• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya1 tahun sekali.

"Kamu yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu.
Kenapa?

Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada
suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana. Anak-anakmu pun tidak akan betah disana. Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".

"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana. Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?"

*"Uang itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan.

Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.

Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.

Sarah juga sangat menjaga penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa. Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.

BACA JUGA:
http://news.percayatidak.com/2016/12/baca-juga-walau-sudah-selesai-simak.html

Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.

Tukang gorengan yang berhasil :
• Menjadikan suaminya seorang sarjana,
• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.
• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.

"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak. Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.

*.Sarah...*
*• kembalilah ke rumah suamimu.*
*.Ia orang baik nak...*
*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*
*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".*

Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah. Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya. Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.

Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini.

Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya.

Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya. Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ikhlas hendak datang kepada orang tuanya alias mertua istrinya.
Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.

Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.
Subhanallah....

Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala. Insya Allah...

Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya.
*Semoga Alloh meridhoi kita aamiin*

http://news.percayatidak.com/2016/05/tolong-bagikan-agar-keluarga-mereka-tau.html

Kisah Ibrahim Bin Adham dengan sebutir kurma.

*Assalamualaikum wr wb*

Jika sempat bacalah cerita yg cukup menarik kandungan yg tersirat didalamnya.

SETELAH ANDA MENYELESAIKAN MEMBACA KISAH INI.. CARI TAHU SIAPA SEBENARNYA IBRAHIM BIN ADHAM. APAKAH IA PERNAH JADI RAJA YANG KAYA RAYA...?

*SEBUTIR KURMA  PENGHALANG DOA*

Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram.

Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa.

Empat bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.

“Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT,” kata malaikat yang satu.

“Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram,” jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. “Astaghfirullahal adzhim” ibrahim beristighfar. Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.

Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. “4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?” tanya ibrahim. “Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma” jawab anak muda itu.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?”. Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. “Nah, begitulah” kata ibrahim setelah bercerita, “Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?”.

“Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya.”

“Dimana alamat saudara-saudaramu? biar saya temui mereka satu persatu.”

Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.

Empat bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. “Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain.”

“O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas.”

Luar biasa. Cerita ini seolah menampar kita smua. Jangankan sebutir kurma... mungkin sudah tidak terhitung berapa banyak hak orang lain yang kita rebut selama ini? Dgn menghalalkan segala cara kita berbisnis, menggarap proyek, berpolitik, berkuasa untuk mendapatkan materi. Setelah materi ditangan dengan tanpa sadar kita menganggap itu hak kita rizki kita. Kalau sebutir kurma saja membuat doa terhalang, bagaimana dengan puluhan juta ratusan juta bahkan milyaran uang yang kita tilap selama ini?

Wajar kalau akhirnya kita jauh dari Alloh. Sulit menerima hidayah. Berani menentang aturan Alloh. Mudah menghalalkan segala cara. Mudah berbohong. Tidak malu ingkar janji. Kenapa? Karena harta yang masuk perut kita terlalu kotor keadaanya. Wajar anak-anak nakal, suami / istri ribut, penyakit banyak, sering ditipu, keluarga galau.

*Mungkin juga karna harta yang kita anggap rizki itu sebenarnya bukan hak kita.* _Harta "penghalang" doa yang membuat doa-doa kita tidak sampai ke langit._ Wallahu a'lam bi showab⁠⁠⁠.

semoga manfaat barokah.... Semoga sukses kawan2 .. Aamiin.

Kakek itu adalah syetan

*Luangkan sejenak untuk membaca…ini kisah yang sangat bagus....*

Seorang pria bangun pagi-pagi untuk melaksanakan ibadah shalat subuh.
Setelah mengenakan pakaiannya,
dia berangkat ke Masjid.

Dalam perjalanannya ke Masjid, pria tersebut terjatuh dan pakainnya menjadi kotor.. Dia bangun, membersihkan diri, lalu kembali pulang.

Sesampainya di rumah, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanannya
ke Masjid, pria tersebut terjatuh kembali di tempat yang sama!
Lalu dia kembali bangun, membersihkan diri, dan pulang kembali. Sesampainya di rumah, Sekali lagi, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanan ke Masjid, dia bertemu seorang kakek tua yang memegang lampu.

Dia bertanya pada kakek  tersebut dari mana dia dan kakek itu menjawab “Aku melihatmu terjatuh dua kali dalam perjalananmu ke Masjid, jadi aku membawakan lampu untuk menerangi jalanmu.

Pria yang pertama tadi mengucapkan terimakasih banyak pada kakek yang membawakannya lampu, dan keduanya berjalan bersama ke Masjid.

Setibanya di Masjid, pria yang pertama tadi mengajak kakek yang membawa lampu untuk shalat berjamaah dengannya. Kakek tersebut menolaknya.

Pria pertama terus mengajaknya beberapa kali lagi, dan jawabannya tetap sama.  Pria itu bertanya mengapa dia tidak mau shalat bersamanya.

Kakek dengan lampu itu menjawab, “Aku adalah *iblis*”.

Pria itu terkejut mendengar jawabannya. Iblis kemudian melanjutkan, “Aku melihatmu menuju ke Masjid dan akulah yang membuatmu terjatuh.

Ketika kau pulang, membersihkan diri dan berangkat kembali ke Masjid, Tuhan telah mengampuni semua dosamu.

Aku menjatuhkanmu sekali lagi, tapi kau tidak tinggal di rumah, dan tetap berangkat kembali ke Masjid.

Karena itu, Tuhan mengampuni semua dosa orang-orang yang tinggal dirumah mu. Aku khawatir jika aku menjatuhkanmu lagi, Tuhan akan mengampuni dosa dosa orang  sekampungmu, jadi aku memastikan kau sampai di Masjid tanpa terjatuh.

Subhaanallah....

”Janganlah kau membatalkan niat baik yang akan kau lakukan karena kau tidak pernah tau ganjaran apa yang mungkin akan kau dapat dari beratnya rintangan yang kau hadapi ketika berusaha melaksanakannya.

Karena kebaikanmu bisa menyelamatkan keluarga dan bangsamu"Mahasuci Allah dalam kemuliaannya.

Ketika kau membawa Quran. Setan akan pusing. Ketika kau membacanya, dia tersungkur. Ketika dia melihatmu membacanya, dia pingsan.

Ketika dia melihatmu menjiwai apa yang kau baca, dia kabur. Dan ketika kau akan memosting ulang pesan ini, dia akan membuatmu ragu....heeeheee

Silahkan di share....
Semoga bermanfaat 🙏

Baju - baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir

Copas///
*Assalamualaikum ...*

Bacalah sampai habis, Artikel yg bagus banget dibawah ini.

*Dr Amir Faishol Fath*

Dikutip dari buku "Lelaki dan Wanita yg Paling Bahagia di Dunia" karangan Syaikh Aidh Al-Qarni.

1. Mulailah harimu dengan sholat fajr dan doa - doa di pagi hari agar kau mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan

2. Lanjutkan dengan istighfar agar syetan menghindar darimu

3. Jangan putus berdoa, karena sesungguhnya doa merupakan tali kesuksesan.

4. Ingatlah bahwa apapun yg kau katakan akan dicatat oleh malaikat.

5. Senantiasalah optimis meskipun engkau dalam puncak kesusahan.

6. Jika engkau menghadapi kegelisahan dan berbagai kegundahan maka ucapkanlah *"Laa Ilaaha Illallahu"*

7. Belilah dengan uang Rupiahmu *( berinfaklah )* untuk mendapatkan doa orang fakir dan kecintaan orang miskin.

8. Sujud panjang dengan khusyuk itu lebih baik daripada istana2 yang megah.
                      
9. Berfikirlah sebelum berkata, bisa jadi satu perkataanmu bisa mematikan (menyakiti hati orang)

10. Berhati- hatilah terhadap doa orang yang didholimi dan air mata orang yang terampas haknya.

11. Sebelum engkau membaca buku, koran dan majalah, *bacalah terlebih dahulu Al Qur'an*.

12. Jadilah kau sebab bagi ke istiqomahan keluargamu.

13. Bersungguh - sungguhlah jiwamu dalam  melaksanakan ketaatan, karena jiwa manusia itu senantiasa mengajak kepada keburukan.

14. Ciumlah telapak tangan kedua orang tuamu, kau pasti mendapatkan keridhoan.

15. Baju - baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir.

16. Janganlah kau marah, karena hidup ini sangat singkat dari yang kau bayangkan.

17. Engkau senantiasa bersama Dzat yang maha kuat maha kaya, *Dialah Allah 'Azza Wa Jalla*.

18. Jangan kau tutup pintu terkabulnya doa dengan melakukan maksiat.

19. Sholat adalah sebaik baik penolongmu dalam menghadapi berbagai musibah dan kelelahan.

20. Hindari berburuk sangka, kau akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan.

21. Penyebab dari segala kegundahan adalah berpaling dari Allah SWT, *maka segeralah menuju kepada Nya.

22. Sholatlah kau, karena sholatmu akan menemanimu di Kubur.

23. Jika kau mendengar orang yang menggunjing (ghibah). maka katakanlah padanya: bertaqwalah kau  kepada Allah SWT.

24. Dawamkanlah (senantiasa) kau baca surat Tabarak (sural Al Mulk). karena ia adalah penyelamatmu di Alam Barzah.

25. Orang yang mahruum (terhalang dari rahmat Allah) adalah orang yang terhalang dari mengerjakan sholat dg khusyuk dan mengalirkan air mata.

26. Jangan kau hina orang mukmin yang sedang lalai.

27. Jadikanlah semua rasa cinta itu karena ALLAH & Rasul Nya.

28. Maafkanlah orang yang menggunjingMu, *karena dia telah menghadiahkan kebaikannya untukmu.

29. Sholat, tilawah, dzikir, merupakan hiasan dadamu.

30. Barang siapa mengingat panasnya neraka maka ia akan bersabar terhadap dorongan untuk melakukan maksiat.

31. Selama Qiyamu llail ditegakkan, maka segala penyakit akan hilang, krisis akan berlalu, & kesusahan akan lenyap.

32. Jauhilah dan jangan mudah dan cepat percaya dengan *"katanya  & katanya"* karena kau masih punya pekerjaan sebesar  Gunung.

33. Kerjakanlah sholat dengan khusyuk, karena  segala hal yang menantimu selain sholat itu lebih rendah urusannya daripada sholat.

34. Jadikanlah Mushaf Al Qur'an senantiasa disisimu, *karena membaca satu ayat Al-Quran itu lebih baik daripada dunia dan isinya.

35. Kehidupan itu indah, dan lebih indah lagi jika iman ada dihatimu.

Kisah Mimpi Seorang Wali

ORANG SOMBONG TIDAK AKAN MEMBACA INI

Kisah yang diceritakan oleh seorang Hamba ALLAH tentang mimpi Seorang Wali di Perkuburan. Di dalam mimpi, wali itu melihat roh ahli-ahli kubur sedang mengais-ngais rumput seperti mencari sesuatu.

Setiba beliau terlihat ada seorang roh ahli kubur yang sudah berusia tua duduk istirahat di atas kuburnya sendiri.
Beliau memutuskan untuk bertanya kepada roh orang tua tersebut.

Wali :
Paman, kenapa paman sedang duduk istirahat dengan tenang, sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput di situ?

Roh orang tua:
Jikalau kau mau tahu jawabannya,
esok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di situ. Penjual daging itu adalah anakku sendiri.

Wali tersebut lalu beranjak dari situ dan terjaga dari mimpinya.

Keesokan harinya.
Wali itu mencari penjual daging yang masih muda tersebut di pasar.
Setelah ketemu beliau hanya memperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut.

Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur'an.
Wali tadi terkejut lalu memutuskan untuk menjumpai pemuda tersebut.

Wali:
Assalammualaikum anak muda, saya ada beberapa pertanyaan untuk anak muda.

Penjual daging:
Waalaikumsalam, ya boleh. Apakah pertanyaan itu?

Wali:
Adakah kamu mempunyai seorang ahli keluarga yang meninggal dunia yang di kubur di kampung ini?

Penjual daging:
Ya ada. Itu adalah Ayahku.

Wali:
Aku ada melihat roh ayahmu dalam mimpiku. Beliau tenang disana.
Apa yang kau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda?

Penjual daging:
Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kepada Allah...
Jika bacaanku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkannya untuk ayahku.

* Iktibar dari Kisah ini
Kenapa roh ahli kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ?

*Jawabannya,
Mereka sedang mencari percikan-percikan doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz  "Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat".

Mengapa roh orang tua itu hanya duduk istirahat, adalah karena doa anaknya yang selalu dikhususkan untuknya.

Pesan:
Perbanyaklah berdoa untuk kedua orang tua dan saudara kita yang sudah tiada untuk kesenangan mereka di alam barzakh.
Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapaknya, terutama anak laki-laki yang mana syurganya di bawah ridho ibunya....

Kemudian laksanakan 7 Sunnah Nabi Muhammad SAW :

Pertama:
Solat Tahajjud.
Karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada sholat tahajjudnya.
Doanya pasti akan mudah terkabul dan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT

Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari.
Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, kita membaca  Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh penahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Pergilah ke masjid (Khususnya di waktu subuh).
Sebelum melangkahkan kaki kemanapun, langkahkan kaki ke masjid dahulu, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah SWT .

Keempat:
Jaga sholat dhuha.
Karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
Yakinlah, kekuatan sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari.
Allah menyukai orang yang suka bersedekah dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat-lipat ganda.

Keenam:
Selalu Jaga wudhu.
Karena Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu.
Kata khalifah Ali bin Abu Thalib,
“Orang yang selalu berwudhu, ia akan senantiasa merasa selalu dalam keadaan sholat walaupun ia belum sholat dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa yaitu
*Ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT*"

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MEMBACANYA.

Semoga bermanfaat. Aamiin...

Apa yang orang lain fikirkan tentang anda

Copas://dari FB teman...

Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul*
*"THE LAST LECTURE"*
*(Pengajaran Terakhir)*  yang menjadi salah satu buku best-seller di tahun 2007.""

*KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP  LEBIH BAIK,*

Terdiri atas 
*--Personality,*
*--Community* and
*--Life.* 

Berikut penjelasannya:

A.  PERSONALITY

*1*. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.

*2.* Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif

*3.* Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

*4*. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

*5.* Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

*6*. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).

*7*. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

*8*. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

*9.* Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci.

*10*. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa ini.

*11*. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

*12*. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.

*13*. Senyumlah dan tertawalah.

*14*. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.

B. COMMUNITY

*15.* Hubungi keluarga Anda sesering mungkin.

*16*. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

*17*. Ampuni setiap orang untuk segala hal.

*18.* Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

*19*. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

*20.* Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.

*21*. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik

C. LIFE

*22*. Jadikan Allah sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

*23.* Allah menyembuhkan segala sesuatu.

*24.* Lakukan hal yang benar.

*25.* Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

*26*. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.

*27.* Yang terbaik belumlah tiba.

*28*. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

*29.* Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Allah.

*30.* Jika Anda mengenal Allah, Anda akan selalu bersukacita.

Mati tidak menunnggu Tua.... Mati tidak menunggu sakit... Nikmati hidup.... Sebelum hidup tidak bisa di nikmati.